Teknik Dasar Tenis yang Wajib Dikuasai Pemula. Bagi pemula, belajar tenis sering dimulai dengan rasa penasaran tinggi tapi juga kebingungan karena banyak elemen yang harus dikuasai sekaligus. Teknik dasar meliputi cara memegang raket (grip), posisi tubuh (stance), serta pukulan-pukulan inti seperti forehand, backhand, servis, dan volley. Semua ini bukan sekadar gerakan acak, melainkan fondasi yang saling terkait untuk menghasilkan pukulan konsisten, akurat, dan aman dari cedera. Saat ini, pendekatan pengajaran untuk pemula menekankan kesederhanaan: fokus pada kontrol bola terlebih dahulu sebelum mengejar kekuatan atau spin berlebih. Dengan latihan rutin dan perhatian pada detail kecil seperti posisi kaki serta rotasi tubuh, pemula bisa cepat merasakan kemajuan. Teknik-teknik ini tetap relevan di era modern, di mana pemain amatir pun bisa menikmati rally panjang hanya dengan menguasai dasar-dasar ini sebelum beralih ke variasi lebih kompleks. BERITA OLAHRAGA
Pentingnya Grip dan Stance yang Benar sebagai Fondasi: Teknik Dasar Tenis yang Wajib Dikuasai Pemula
Grip dan stance menjadi elemen pertama yang wajib dikuasai karena menentukan kontrol raket serta keseimbangan tubuh sepanjang permainan. Continental grip, di mana tangan memegang raket seperti memegang palu dengan “V” antara ibu jari dan telunjuk berada di sisi atas gagang, sering direkomendasikan untuk pemula karena serba guna—cocok untuk servis, volley, serta pukulan dasar lainnya. Eastern forehand grip, mirip jabat tangan dengan raket, memberikan kestabilan ekstra pada forehand dan mudah dipelajari. Stance yang ideal adalah posisi siap (ready position) dengan lutut sedikit ditekuk, berat badan di ujung kaki, dan raket di depan tubuh untuk antisipasi bola cepat. Footwork dasar seperti split step—loncat kecil saat lawan memukul—membantu pemain tetap lincah dan siap bergerak ke segala arah. Tanpa fondasi ini, pukulan apa pun akan terasa kaku atau tidak akurat, sehingga pemula disarankan menghabiskan waktu cukup lama hanya pada shadow swing dan drill tanpa bola untuk membiasakan tubuh dengan grip serta stance yang benar sebelum benar-benar memukul bola.
Forehand dan Backhand sebagai Pukulan Utama dari Baseline: Teknik Dasar Tenis yang Wajib Dikuasai Pemula
Forehand dan backhand merupakan pukulan paling sering digunakan dari belakang lapangan, sehingga penguasaannya menjadi prioritas utama bagi pemula. Forehand dilakukan dengan ayunan dari sisi dominan tubuh, dimulai dari posisi raket di belakang, lalu maju ke depan dengan rotasi pinggul dan bahu untuk menghasilkan kekuatan alami; kontak bola idealnya terjadi di depan tubuh dengan lengan lurus tapi rileks, diikuti follow-through melintasi badan untuk kontrol arah. Backhand bisa satu tangan atau dua tangan—dua tangan lebih disarankan untuk pemula karena memberikan kestabilan dan kekuatan lebih besar, dengan grip eastern backhand atau continental, ayunan dimulai dari sisi non-dominan lalu maju sambil menjaga mata tetap pada bola. Keduanya memerlukan timing yang baik: split step, langkah penyesuaian, dan kontak bola di titik optimal. Pemula sering kesulitan karena terburu-buru, sehingga latihan repetitif seperti rally sederhana atau feeding bola dari pelatih membantu membangun konsistensi; tujuannya bukan pukulan keras, melainkan bola yang masuk ke lapangan lawan secara rutin agar permainan bisa berlanjut.
Servis dan Volley untuk Mengawali serta Menutup Poin
Servis menjadi pukulan pembuka setiap poin, sehingga tekniknya harus solid agar tidak langsung kehilangan kesempatan. Pemula disarankan memulai dengan servis dasar menggunakan continental grip: posisi kaki shoulder-width dengan kaki depan miring ke net, toss bola lurus ke atas dengan tangan non-dominan, lalu ayun raket dari belakang kepala ke depan sambil melompat sedikit untuk power; kontak bola di titik tertinggi dengan pronasi lengan alami untuk arah yang akurat. Volley, pukulan di depan net tanpa memantul, menggunakan continental grip juga—siapkan raket di depan dengan siku sedikit keluar, gerakkan raket maju seperti pukulan pendek (punch) sambil menjaga tangan di bawah raket untuk kontrol; footwork maju cepat setelah servis atau approach shot sangat penting. Kedua teknik ini sering diabaikan pemula, padahal servis yang baik bisa langsung menekan lawan, sementara volley efektif menutup poin di net. Latihan berpasangan dengan fokus pada konsistensi servis rendah dan volley sederhana akan mempercepat pemahaman.
Kesimpulan
Menguasai teknik dasar tenis seperti grip, stance, forehand, backhand, servis, serta volley memberikan pemula pondasi kuat untuk menikmati olahraga ini dengan lebih percaya diri. Semua elemen ini saling mendukung, di mana kesalahan kecil di satu bagian bisa memengaruhi keseluruhan permainan. Dengan latihan konsisten, kesabaran, dan fokus pada kontrol serta konsistensi daripada kekuatan berlebih, pemula bisa cepat merasakan kemajuan signifikan. Tenis bukan hanya soal bakat, melainkan proses belajar yang menyenangkan; mulai dari dasar yang benar akan membuka jalan menuju permainan yang lebih baik dan pengalaman bermain yang lebih memuaskan di masa depan.

