teknik-dasar-handball-untuk-pemain-pemula

Teknik Dasar Handball untuk Pemain Pemula

Teknik Dasar Handball untuk Pemain Pemula. Handball, olahraga cepat yang gabungkan elemen basket, sepak bola, dan rugbi, lagi naik daun di Indonesia setelah timnas putra raih perunggu SEA Games 2025. Bagi pemula, teknik dasar jadi fondasi utama—tanpa itu, permainan jadi kacau dan mudah kehilangan bola. Pelatih timnas junior, Reza Mahendra, bilang: “Handball 70 persen teknik, 30 persen fisik—kuasai dasar dulu, baru lari kencang.” Lapangan 40×20 meter, gawang 3×2 meter, dan bola kecil keras bikin handball butuh koordinasi tangan-mata luar biasa. Aturan utama: tiga langkah sambil gendong bola, maksimal tiga detik pegang bola, dan tak boleh tendang. Dengan 7 pemain (6 lapangan + 1 kiper), teknik dasar ini jadi kunci pemula nikmati permainan tanpa frustrasi. INFO CASINO

Teknik Melempar dan Menangkap Bola: Teknik Dasar Handball untuk Pemain Pemula

Lempar dan tangkap adalah nafas handball. Ada tiga lemparan utama pemula harus kuasai:

  • Overhand throw: tangan di atas bahu, putar pinggul, lepaskan bola seperti lempar baseball—paling kuat dan akurat untuk jarak jauh.
  • Push pass: dorong bola dari dada dengan dua tangan, cocok untuk umpan cepat dekat.
  • Bounce pass: pantulkan bola ke lantai sekali, sulit dicegat lawan saat serangan rapat.

Menangkap: tangan membentuk “W” (jempol saling sentuh), bola ditangkap dengan jari bukan telapak—kurangi benturan dan cegah drop. Latihan dasar: 100 pasangan throw-catch jarak 5 meter tanpa jatuh, naikkan jarak tiap minggu. Kesalahan umum pemula: tangkap dengan satu tangan atau lempar dari pinggang—bikin bola lambat dan mudah direbut.

Teknik Dribbling dan Tiga Langkah: Teknik Dasar Handball untuk Pemain Pemula

Dribbling di handball beda dengan basket—tak boleh dribble terus-menerus. Aturan: setelah terima bola, maksimal tiga langkah sambil gendong, lalu harus lepas (lempar, oper, atau tembak). Dribbling hanya boleh sekali, lalu wajib lepas bola lagi. Teknik gendong: bola di telapak tangan, jari terbuka lebar, siku ditekuk 90 derajat—lindungi dari steal. Tiga langkah: langkah pertama kaki dominan, kedua kaki pendukung, ketiga lompat untuk tembak atau oper. Latihan: zig-zag cone sambil gendong bola, lalu lempar ke target setelah tiga langkah—bangun muscle memory. Pemula sering lupa hitung langkah—langsung dapat pelanggaran “travelling”.

Teknik Bertahan dan Menyerang Dasar

Bertahan: posisi “low and wide”—lutut ditekuk, tangan terbuka lebar, jaga jarak 1 meter dari penyerang. Tak boleh pegang lawan kecuali bola—pelanggaran langsung free throw. Menyerang: gunakan pivot (pemain di garis 6 meter) untuk buka ruang—ia boleh langkah tak terbatas asal satu kaki di tanah. Tembakan dasar: jump shot (lompat lalu lempar) dan standing shot (dari pivot). Latihan pemula: 1 lawan 1 di area 9 meter—latih steal tanpa foul. Kiper pemula fokus reaksi: posisi kaki selebar bahu, tangan siap tinggi, lompat lateral untuk blok tembakan sudut.

Kesimpulan

Teknik dasar handball—lempar-tangkap, tiga langkah, dan posisi bertahan—jadi fondasi pemula nikmati olahraga cepat ini tanpa frustrasi. Dari overhand throw akurat hingga pivot cerdas, semua butuh latihan repetisi: 100 lemparan, 50 dribble, 30 menit defense drill setiap sesi. Handball bukan soal tinggi badan, tapi koordinasi dan timing—pemula yang kuasai dasar ini bisa bersaing di level klub dalam 6 bulan. Di Indonesia yang lagi gencar kembangkan handball, waktunya anak muda coba—olahraga ini seru, cepat, dan penuh aksi. Kuasai dasar, lalu rasakan sensasi lempar bola 100 km/jam ke gawang!

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *