Latihan Basket Amerika Serikat Bagus, Persiapan SEA GAMES. Awal November 2025, tim basket pria Amerika Serikat mulai panas latihan intensif di pusat pelatihan Colorado Springs, persiapan SEA Games Thailand Desember nanti. Dengan roster campur pemain NBA G-League dan collegiate seperti Jalen Williams dan Hunter Sallis, skuad Merah Putih—eh, bintang-bintang AS—tunjukkan performa solid: scrimmage internal minggu lalu menang 92-78 lawan tim seleksi FIBA, dengan 45% akurasi three-point. SEA Games 2025 di Bangkok, Chonburi, dan Songkhla jadi ajang langka buat AS rebut emas setelah absen sejak 2011—saingan utama Filipina dan Indonesia siap ketat. Pelatih Jamahl Mosley bilang di sesi media, “Latihan kami bagus, fokus spacing dan defense—kami siap bawa medali pulang.” Di era FIBA eligibility ketat yang cuma izinkan satu naturalized player, AS andalkan talenta asli untuk dominasi regional. Ini bukan cuma turnamen; ia panggung buat generasi baru bersinar sebelum NBA Draft 2026.
Roster dan Latihan Intensif Untuk SEA GAMES di Colorado
Tim AS pilih 12 pemain untuk SEA Games, campur veteran G-League dan rising star NCAA. Jalen Williams (Oklahoma City Thunder G-League) pimpin offense dengan rata 18 poin scrimmage, Hunter Sallis (Wake Forest) kuasai rebound 12 per game. Lainnya termasuk Bub Carrington (Thunder G-League) di guard dan Alex Condon (UConn) big man—semua umur 20-23 tahun, fresh dari FIBA U19 World Cup Agustus lalu di mana AS juara. Latihan mulai Oktober di Colorado Springs: dua sesi harian, berita olahraga pagi conditioning 90 menit fokus endurance, sore scrimmage 5-on-5 simulasi FIBA lapangan 28×15 meter. Minggu lalu, mereka uji taktik pick-and-roll lawan tim seleksi, menang 92-78—highlight: Williams assist 8, Sallis block 4. Mosley, eks Orlando Magic asisten, tekankan “FIBA rules: no zone defense, fokus man-to-man.” Roster ini ikut FIBA eligibility: semua warga AS lahir, tak ada naturalized—sesuai aturan baru Thailand yang cek paspor ketat, beda SEA Games 2023 yang longgar. Total latihan 20 hari sebelum berangkat Bangkok 5 Desember.
Jadwal Pertandingan dan Rivalitas Regional SEA GAMES
SEA Games 2025 jadwal basket pria mulai 12 Desember di Huamark Indoor Stadium Bangkok: AS di Grup A bareng Filipina, Indonesia, dan Singapura—lima tim total, round-robin lalu semifinal 16 Desember, final 18 Desember. Pertama lawan Indonesia 12 Desember pukul 19.00 WIB, lalu Filipina 14 Desember—rematch panas dari Asian Games 2023 di mana Gilas menang 96-75. AS target sweep grup untuk istirahat semifinal, tapi rivalitas ketat: Filipina andalkan June Mar Fajardo dan naturalized Justine Brownlee (satu slot), Indonesia punya Lester Prosper center dominan. Thailand sebagai tuan rumah, target perunggu seperti 2023, dengan roster lokal plus satu import. Latihan AS simulasi ini: scrimmage lawan tim Filipina-style, fokus kurangi turnover—rata cuma 9 per game, rendah dari FIBA standar 14. Mosley bilang, “Kami hormati SEA, tapi siap bawa emas pertama sejak 2011—latihan bagus bikin kami siap fisik dan mental.”
Strategi dan Tantangan FIBA Eligibility
Strategi AS sederhana tapi efektif: 4-out-1-in offense untuk spacing di lapangan FIBA sempit, three-point volume 25 attempt per game—latihan capai 42% akurasi. Defense: switch everything, manfaatkan atletis Sallis di paint—block rata 5 per scrimmage. Tantangan utama: FIBA rules baru Thailand—hanya satu naturalized, beda 2023 yang izinkan multiple, plus cek dokumen entry, kompetisi, dan keluar. AS tak masalah, tapi rival seperti Filipina harus pilih Brownlee atau import lain—SBP konfirmasi Mei lalu, “Tough, tapi kami adaptasi.” Latihan AS juga tes ini: simulasi fatigue dari jadwal padat Desember, campur collegiate yang bentrok UAAP/NCAA. Mosley tambah mental prep: sesi mindfulness pagi, fokus “SEA bukan NBA, tapi passion sama.” Hasil scrimmage: menang 8 dari 10, defense rating 72 poin/100 possession—top FIBA level.
Kesimpulan
Latihan basket AS bagus dan terstruktur, persiapan SEA Games 2025 di Thailand tunjukkan skuad siap dominasi Grup A dan rebut emas. Dengan roster muda seperti Williams dan Sallis, strategi spacing FIBA, dan adaptasi rules ketat, The Stars and Stripes bukan lagi underdog—mereka favorit. Di Bangkok Desember nanti, lawan Filipina dan Indonesia bakal epik, tapi latihan Colorado Springs jadi fondasi. Bagi fans basket regional, ini momen AS kembali ke SEA: bukan cuma menang, tapi inspirasi talenta muda. Mosley bilang, “Kami siap—latihan bagus berarti medali dekat.” SEA Games bukan akhir, tapi awal buat generasi ini ke NBA.

